Gubernur Babel Respons Insiden 29 Santriwati Gagal Terbang, Perintahkan Dishub Cek Maskapai

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 18:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Caption: Gambar Ilustrasi  AI

Caption: Gambar Ilustrasi AI

PANGKALPINANG | TitahNusa.com
SETELAH sebelumnya belum memberikan tanggapan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, akhirnya angkat bicara terkait insiden 29 santriwati asal Bangka yang gagal berangkat dalam penerbangan Super Air Jet IU 3823 rute Bangka–Jakarta–Surabaya.

Saat dikonfirmasi TitahNusa.com, Jumat (3/4/2026), Hidayat menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu memastikan duduk persoalan sebelum mengambil sikap lebih lanjut.

“Kita cek kebenaran dulu siapa yang dirugikan. Kalau airline yang salah, pasti ada kompensasi. Besok saya suruh Dishub cek,” ujarnya singkat.

Baca Juga :  Bangkai Kapal Leoton Terbakar, Satpolairud Polres Bangka Barat Bersama Warga Berjibaku Jinakkan Api

Pernyataan tersebut menandai respons resmi Pemerintah Provinsi setelah kasus ini dilaporkan para orang tua santriwati ke Polda Babel dan kini telah memasuki tahap penyelidikan.

Gubernur menegaskan bahwa verifikasi fakta menjadi langkah awal agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat. Ia juga membuka kemungkinan adanya kompensasi apabila terbukti terjadi kesalahan dari pihak maskapai.

Caption: Hidayat Arsani Gubernur Bangka Belitung (Sumber: Net)

Langkah koordinasi dengan Dinas Perhubungan disebut akan dilakukan segera guna menelusuri kronologi, prosedur check-in, serta tanggung jawab maskapai terhadap para penumpang.

Baca Juga :  Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Sebelumnya, Polda Kepulauan Bangka Belitung memastikan laporan masyarakat telah ditangani dan dalam waktu dekat penyidik akan memanggil pihak maskapai untuk dimintai keterangan.

Dengan pernyataan Gubernur tersebut, publik kini menanti langkah konkret Pemerintah Provinsi dalam mengawal hak-hak warga, terutama para santriwati dan keluarga yang terdampak kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Peristiwa ini tidak lagi semata soal jadwal penerbangan, melainkan menyangkut kepastian perlindungan konsumen dan keberpihakan pemerintah daerah terhadap warganya@Zen Adebi.

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MOT RSUD Soekarno Dipersoalkan di Praperadilan, Kuasa Hukum Hendy: Bukan Hilang, Modul Rusak Akibat Banjir
Lapas Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar Bersama APH
Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki
Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan
Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?
Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?
Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

MOT RSUD Soekarno Dipersoalkan di Praperadilan, Kuasa Hukum Hendy: Bukan Hilang, Modul Rusak Akibat Banjir

Rabu, 16 September 2026 - 09:26 WIB

Lapas Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar Bersama APH

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki

Senin, 14 September 2026 - 16:54 WIB

Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?

Berita Terbaru