HIPMI Gelar Diskusi “2025 Sampah Pangkalpinang Kemana?”, Uji Keseriusan Calon Walikota Hadapi Krisis Sampah

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 18:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Titahnusa.com — HIMPUNAN Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan talk show bertajuk RUANG DISKUSI dengan tema “2025 Sampah Pangkalpinang Kemana?”, sebagai ruang terbuka untuk menguji visi dan komitmen para calon Wali Kota Pangkalpinang dalam menghadapi persoalan mendesak: krisis pengelolaan sampah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang III – ESDM, Lingkungan Hidup, dan Kehutanan HIPMI Pangkalpinang sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi TPA Parit Enam yang disebut-sebut hampir mencapai batas daya tampung maksimal.

 “Acara ini adalah bentuk kepedulian dan kekhawatiran kami terhadap permasalahan sampah di Kota Pangkalpinang. Kami ingin para calon wali kota ke depan punya perhatian serius, bukan hanya menjadikannya isu musiman saat kampanye,” ungkap Ridho Ambari, Ketua Bidang III HIPMI Kota Pangkalpinang, Selasa (22/7/2025).

Ridho menjelaskan bahwa tagline “2025 Sampah Pangkalpinang Dibuang Kemana?” dipilih untuk menggugah kesadaran publik dan calon pemimpin bahwa permasalahan sampah tak bisa lagi ditunda. Menurutnya, Pangkalpinang membutuhkan terobosan nyata, bukan solusi tambal sulam.

“Sampah hari ini bukan sekadar urusan bau atau estetika kota. Ini krisis yang menyentuh soal kesehatan, lingkungan, dan tata kelola. Tapi di balik itu, sebenarnya ada peluang ekonomi besar,” jelasnya.

HIPMI juga melibatkan pihak-pihak yang aktif dalam pengelolaan limbah, seperti limbahpangkalpinang.id, guna mendorong sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah kota dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang modern dan produktif.

Baca Juga :  Uang Sewa Kios Pasar Pangkalpinang Disorot, Juru Pungut Dipanggil Polisi, Target PAD 2027 Dikabarkan Turun

Eka Mulya Putra: Sampah Akan Jadi Sumber Pemasukan Daerah

Sebagai calon pertama yang diundang dalam diskusi ini, Eka Mulya Putra, calon wali kota jalur independen dari Paslon Merdeka, menyatakan bahwa isu sampah merupakan perhatian serius dalam visi misi mereka. Ia menegaskan bahwa tidak akan mungkin ditemukan solusi jika pemimpin daerah masih memandang sampah sebagai beban semata.

 “Kalau seorang pemimpin masih menganggap sampah sebagai sumber masalah, bukan sebagai potensi pendapatan, maka selamanya tidak akan ada solusi,” tegas Eka dalam forum terbuka tersebut.

Eka memaparkan sejumlah strategi yang telah dirancang bersama timnya untuk mengelola sampah di Pangkalpinang, mulai dari sistem pemilahan sejak dari rumah tangga, kerja sama dengan pelaku usaha daur ulang, hingga optimalisasi teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan.

 “Sebelumnya saya sudah berkunjung dan belajar langsung dari pengelolaan sampah di Bandung, Tangerang Selatan, IKN, bahkan ke Singapura. Di sana, sampah bukan sekadar dibuang, tapi diolah menjadi energi dan pemasukan bagi daerah. Itu yang akan kami lakukan di Pangkalpinang jika diberikan amanah oleh masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eka menyatakan bahwa paslon Merdeka menjadikan isu sampah sebagai prioritas utama dalam program kerja mereka. Tidak hanya sebagai wacana kampanye, tetapi sebagai instrumen pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

 “Kalau kami dipercaya memimpin, kami pastikan sampah tak lagi jadi masalah tahunan. Kami ingin menjadikannya peluang. Pangkalpinang butuh cara baru melihat sampah, sebagai sumber daya yang memberi nilai, bukan hanya dibuang,” ujarnya.

Acara diskusi ini menjadi awal dari rangkaian dialog publik yang akan terus digelar HIPMI Pangkalpinang untuk memastikan bahwa isu lingkungan, khususnya sampah, tidak tertinggal dari percakapan politik menjelang Pilkada 2025.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?

Reporter: Redaksi TitahNusa
Editor: Zen Adebi

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MOT RSUD Soekarno Dipersoalkan di Praperadilan, Kuasa Hukum Hendy: Bukan Hilang, Modul Rusak Akibat Banjir
Lapas Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar Bersama APH
Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki
Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan
Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?
Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?
Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

MOT RSUD Soekarno Dipersoalkan di Praperadilan, Kuasa Hukum Hendy: Bukan Hilang, Modul Rusak Akibat Banjir

Rabu, 16 September 2026 - 09:26 WIB

Lapas Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar Bersama APH

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki

Senin, 14 September 2026 - 16:54 WIB

Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?

Berita Terbaru