Para Koordinator Pastikan Aksi 6 Oktober di PT Timah Berjalan Damai

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG | titahnusa.com – MENJELANG aksi besar rakyat Bangka Belitung pada Senin, 6 Oktober 2025, para koordinator aksi dari berbagai daerah menegaskan satu komitmen bersama: aksi di depan PT Timah adalah aksi damai dan bermartabat.

Suara Bersatu dari Bangka Selatan

Dari wilayah Bangka Selatan, Batara aktivis yang dikenal bersuara lantang dalam membela hak masyarakatnya, bersama Muhammad Rosidi selaku koordinator, memastikan massa hanya ingin menyuarakan aspirasi rakyat terkait nasib penambang dan ketidakpastian tata kelola timah.

“Aksi besok yang dimulai pukul 10.00 wib adalah aksi damai. Kami datang membawa suara, bukan amarah. Jika ada yang bertindak anarkis, mereka bukan bagian dari kami. Rakyat datang untuk menyampaikan aspirasi, bukan membuat gaduh,” tegas Batara bersama Rosidi, Minggu (5/10/2025).

Keduanya menegaskan, rakyat Babel hari ini tidak sedang mencari musuh, melainkan keadilan dan kepastian hidup di tengah carut-marut kebijakan pertimahan yang belum berpihak kepada masyarakat.

Komitmen Damai dari Tiap Wilayah

Dari Pangkalpinang, Palgunadi alias Tok Gun menegaskan bahwa aksi ini bukan ajang provokasi, tetapi bentuk solidaritas rakyat lintas daerah.

 “Kami datang untuk membersamai, bukan memprovokasi. Ini perjuangan rakyat, bukan panggung politik,” ujarnya.

Dari Bangka Tengah, Yanto dan Lukman menambahkan bahwa semangat damai menjadi dasar seluruh koordinator dalam menggerakkan massa.

 “Suara rakyat harus didengar, bukan dibungkam,” ujar mereka.

Sementara itu, Pardi, salah satu koordinator aksi, juga mengingatkan kepada seluruh peserta agar tidak terpancing provokasi.

 “Kami tidak ingin ada yang mencoreng perjuangan rakyat. Semua harus tetap damai dan tertib,” tegas Pardi.

Tommy Chandra: Aparat Harus Tenang dan Profesional

Aktivis muda Babel, Tommy Chandra, mengingatkan aparat penegak hukum (APH) agar tetap profesional dalam mengawal aksi rakyat tersebut.

 “Aparat tidak perlu bersikap reaktif. Sedikit ketegangan saja bisa memicu chaos, dan itu yang harus dihindari,” ujarnya mengingatkan.

Menurut Tommy, pendekatan yang persuasif dan tenang justru akan memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat keamanan dan menjaga citra profesionalisme APH khususnya Polri.

Aktivis Babel lainnya, Guru Natsir, menilai aksi damai ini juga menjadi pendidikan moral bagi generasi muda, agar mampu menyampaikan pendapat di muka umum secara terhormat dan bertanggung jawab.

 “Perjuangan rakyat harus disampaikan dengan kepala dingin. Damai adalah kekuatan kita,” ujarnya singkat.

Apresiasi untuk Kapolda dan Aparat Keamanan

Para koordinator menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kepulauan Bangka Belitung dan jajaran aparat keamanan yang telah berkomitmen mengawal jalannya aksi dengan cara-cara persuasif.

 “Jika aksi tertib, itu keberhasilan aparat. Tapi kalau ada chaos, mari jujur melihat siapa yang memicu,” ujar Batara diplomatis.

Rakyat Datang dengan Suara, Bukan Amarah

Aksi rakyat Babel kali ini bukan panggung politik, melainkan panggilan nurani.
Rakyat datang dengan suara, bukan amarah; dengan harapan, bukan kebencian.

Kini publik menanti bagaimana pemerintah dan aparat menanggapi komitmen damai ini dengan sikap tenang, terbuka, dan berpihak pada keadilan rakyat@Zen Adebi.

Berita Terkait

PENOLAKAN HGU PT GML MENGUAT
BMPBB: GAGALKAN PENYELUNDUPAN 15 TON TIMAH ILEGAL, DESAK APARAT KEJAR BANDAR DAN JEBOL JARINGAN LAMA DI PANGKALBALAM
Nuklir dan Hidrogen Siap Menopang Ketahanan Energi Nasional
Aswadi SH Pertanyakan Peran Bang Doi, Minta Ditkrimsus Polda Babel Dalami Dugaan Keterlibatan
KI Babel Uji Komitmen Keterbukaan Informasi, Bawaslu dan Pemkab Bangka Jalani Visitasi Faktual E-Monev 2026
DPRD Babel Soroti Akuntabilitas BUMD, Hasil Audit Berkah Mart Dinanti
Warga Toboali Desak Kejari Bangka Selatan Bertindak Adil, Pengamanan Aset Seluruh Tersangka Korupsi Timah Jangan Tebang Pilih
Dudung Tegaskan APH Tak Boleh Hambat Ekspor Jika Aturan LTJ Belum Jelas, KSP Benahi Tata Kelola Mineral Kritis

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:45 WIB

PENOLAKAN HGU PT GML MENGUAT

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:47 WIB

BMPBB: GAGALKAN PENYELUNDUPAN 15 TON TIMAH ILEGAL, DESAK APARAT KEJAR BANDAR DAN JEBOL JARINGAN LAMA DI PANGKALBALAM

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:23 WIB

Nuklir dan Hidrogen Siap Menopang Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:09 WIB

Aswadi SH Pertanyakan Peran Bang Doi, Minta Ditkrimsus Polda Babel Dalami Dugaan Keterlibatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:56 WIB

KI Babel Uji Komitmen Keterbukaan Informasi, Bawaslu dan Pemkab Bangka Jalani Visitasi Faktual E-Monev 2026

Berita Terbaru

Bangka Belitung

PENOLAKAN HGU PT GML MENGUAT

Jumat, 31 Jul 2026 - 08:45 WIB

Jakarta

Nuklir dan Hidrogen Siap Menopang Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:23 WIB