Aksi Penambang Babel Berujung Kemenangan: PT Timah Janji Beli Timah Rakyat Rp300 Ribu per Kilo dan Tarik Satgas

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | titahnusa.com –- AKSI besar ribuan rakyat penambang Bangka Belitung di depan Kantor Pusat PT Timah Tbk, Senin (6/10/2025), akhirnya berujung kemenangan. Setelah sempat diwarnai ketegangan dan kericuhan, PT Timah memenuhi tuntutan utama massa.

Dalam pertemuan dengan perwakilan penambang, Direktur Utama PT Timah secara terbuka menyampaikan komitmen perusahaan untuk membeli timah rakyat seharga Rp300.000 per kilogram dengan kadar SN 70. Selain itu, Dirut juga memastikan Satgas yang selama ini diturunkan di wilayah Babel akan segera ditarik, merespons keresahan masyarakat tambang.

Namun sebelum kesepakatan dicapai, situasi di lokasi aksi sempat memanas. Massa yang mendesak ingin bertemu langsung dengan pimpinan PT Timah merobohkan pagar di depan Rumah Sakit Bhakti Timah dan masuk ke area kantor dengan merusak sejumlah fasilitas. Kaca kantor dilempari, kursi, meja, dan peralatan kantor dikeluarkan ke halaman, bahkan sebagian sempat dibakar.

Baca Juga :  Kuota Timah Dicekik, Belitung Terancam Nol Royalti: LSM FAKTA Sorot Kepmen ESDM 157/2026

Aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata untuk mengendalikan situasi dan memukul mundur massa. Setelah keadaan relatif kondusif, perwakilan penambang diterima untuk berdialog bersama Gubernur Babel Hidayat Arsani, Kapolda Babel, Ketua DPRD Provinsi, dan manajemen PT Timah.

Gubernur Hidayat Arsani yang hadir bersama Dirut PT Timah menegaskan bahwa tuntutan rakyat akhirnya dipenuhi.

 “Dirut PT Timah telah menjelaskan bahwa harga timah akan dibeli dengan harga yang bagus, ini bentuk kepedulian terhadap masyarakat penambang,” ujar Gubernur Babel.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Bambang Patijaya (Anggota DPR RI) dan Bahar Buasan (Anggota DPD RI) dari dapil Babel. Namun, kehadiran keduanya menuai tanggapan beragam dari peserta aksi.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?

Koordinator aksi, M. Rosidi, menyampaikan pandangannya dengan tegas:

“Saya mengapresiasi kehadiran BPJ dan Bahar Buasan karena bentuk kepedulian terhadap masyarakat Babel, tapi sayangnya kehadiran mereka menjadi tidak bernilai karena datang di akhir, setelah keputusan dibuat,” ujarnya.

Para koordinator aksi: Batara, Tommy Chandra, M. Rosidi, Guru Natsir, Pal gunadi alias Tok Gun, Pardi, Ali dan Para Koordinator lainnya menegaskan bahwa perjuangan rakyat Babel hari ini adalah bukti bahwa suara rakyat tidak boleh diabaikan.

Aksi pun berakhir, meski meninggalkan jejak kerusakan di kantor PT Timah. Ribuan massa pulang dengan rasa lega dan harapan baru atas janji yang disampaikan langsung di hadapan mereka@Zen Adebi.

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
Kepala UPT Sudah Diperiksa, Kini Bendahara Pasar Pangkalpinang Dikabarkan Menyusul
Perpres 79/2026 Terbit, PT Timah Klaim Babak Baru Tata Kelola Pertambangan di Babel
TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara
Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot
Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?
RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya (Opini)
Ketua PJS Babel Agus Eko Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus PWI Bangka Tengah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Rabu, 9 September 2026 - 12:13 WIB

Kepala UPT Sudah Diperiksa, Kini Bendahara Pasar Pangkalpinang Dikabarkan Menyusul

Rabu, 9 September 2026 - 10:21 WIB

Perpres 79/2026 Terbit, PT Timah Klaim Babak Baru Tata Kelola Pertambangan di Babel

Selasa, 1 September 2026 - 15:41 WIB

TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot

Berita Terbaru