Korupsi Triliunan dan Emas Berton-ton, Andy Chandra Ingatkan Bahaya Hilangnya Kepercayaan Publik

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JAKARTA | Titahnusa.com – GELOMBANG pengungkapan kasus korupsi yang terus bermunculan di berbagai daerah hingga tingkat nasional memunculkan keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan. Nilai kerugian negara yang mencapai triliunan rupiah, banyaknya kepala daerah yang tersandung kasus korupsi, hingga temuan aset berupa emas dalam jumlah fantastis dinilai menjadi gambaran masih mengakarnya praktik korupsi di Indonesia.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih dibayangi ketidakpastian akibat dinamika global, situasi tersebut dinilai dapat menjadi ancaman serius bagi stabilitas bangsa. Bukan hanya menggerus keuangan negara, tetapi juga berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi penegak hukum.

Praktisi hukum, Dr. Tjandras Setiadji atau yang akrab disapa Andy Chandra, menyatakan kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap aparatur pemerintahan.

Menurut Andy, publik saat ini menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo yang selama ini dikenal memiliki komitmen kuat dalam memberantas korupsi serta menutup berbagai celah kebocoran anggaran negara.

Baca Juga :  Nekat Curi Barang Milik Kebun Bosnya, Pria Berinisial Ma Diringkus Timgab URC Polres Bateng-Polsek Koba

“Presiden Prabowo dipercaya masyarakat sebagai sosok yang memiliki integritas dan keberanian untuk melakukan bersih-bersih terhadap pejabat negara yang menyalahgunakan kewenangannya. Momentum ini jangan disia-siakan,” ujar Andy.

Presiden SIRI itu mengingatkan, apabila upaya pemberantasan korupsi tidak dijalankan secara serius oleh seluruh jajaran pemerintahan, maka kepercayaan publik terhadap negara akan terus menurun.

“Bapak Presiden sudah menunjukkan komitmennya. Namun jika para pembantu dan pejabat di sekeliling beliau tidak memiliki semangat yang sama, maka jangan salahkan jika masyarakat kehilangan kepercayaan. Harapan saya, para pejabat di sekitar Presiden jangan main-main,” tegasnya.

Andy menilai penegakan hukum yang adil, konsisten, dan tanpa pandang bulu merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pemerintahan Prabowo. Ia berharap praktik kebocoran anggaran yang selama ini terus berulang dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya dapat benar-benar dihentikan.

“Jangan lagi mengulangi praktik kebocoran anggaran dari rezim ke rezim. Negara membutuhkan pemerintahan yang bersih agar seluruh program pembangunan dapat berjalan maksimal,” katanya.

Baca Juga :  Berita Mendesak Boleh Tayang Tanpa Verifikasi? Eits, Ini Syarat Ketatnya!

Selain pemberantasan korupsi, Andy juga mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan petani dan nelayan. Menurutnya, program swasembada pangan, peningkatan produksi pertanian, hingga optimalisasi sektor perikanan merupakan kebijakan yang harus didukung seluruh elemen bangsa.

Ia menilai, jika tata kelola pemerintahan berjalan bersih dan bebas dari korupsi, maka manfaat pembangunan akan lebih cepat dirasakan masyarakat.

“Petani dan nelayan kini memiliki harapan baru untuk menjadi bagian dari pembangunan ekonomi nasional. Mereka bukan sekadar objek kebijakan, tetapi mitra strategis dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sebagai Penasehat IMO Indonesia, Andy optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara yang kuat apabila reformasi birokrasi, penegakan hukum, dan pembangunan ekonomi kerakyatan berjalan secara beriringan.

“Kalau pemerintah bersih, rakyat akan semakin semangat bekerja dan berkontribusi. Pemerintahan yang bersih akan melahirkan rakyat yang optimistis, produktif, dan siap bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?
Pelarian Andi Irawan Berakhir di Bandung, Terpidana Korupsi KUR 417 Debitur Ditangkap
Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!
Kepala UPT Sudah Diperiksa, Kini Bendahara Pasar Pangkalpinang Dikabarkan Menyusul
Nekat Curi Barang Milik Kebun Bosnya, Pria Berinisial Ma Diringkus Timgab URC Polres Bateng-Polsek Koba
Jangan Arogan! PPMS Tegaskan Media Siber Wajib Koreksi Berita yang Keliru
Timgab URC Polda Babel-Polres Bangka Tengah Tangkap Pelaku Penipuan Bermodus Ngaku Polisi
Berita Mendesak Boleh Tayang Tanpa Verifikasi? Eits, Ini Syarat Ketatnya!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?

Minggu, 13 September 2026 - 10:45 WIB

Pelarian Andi Irawan Berakhir di Bandung, Terpidana Korupsi KUR 417 Debitur Ditangkap

Jumat, 11 September 2026 - 20:22 WIB

Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!

Rabu, 9 September 2026 - 12:13 WIB

Kepala UPT Sudah Diperiksa, Kini Bendahara Pasar Pangkalpinang Dikabarkan Menyusul

Selasa, 8 September 2026 - 09:09 WIB

Nekat Curi Barang Milik Kebun Bosnya, Pria Berinisial Ma Diringkus Timgab URC Polres Bateng-Polsek Koba

Berita Terbaru