Wali Kota Saparudin dan Kakanwil Imipas Babel Luncurkan Dodol Nanas Tuatunu, Tembus Pasar Jawa Barat

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Titahnusa.com – PRODUK olahan nanas khas Kelurahan Tuatunu Indah kembali menorehkan langkah penting. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, bersama Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, menghadiri sekaligus meresmikan peluncuran produk Dodol Nanas Tuatunu yang merupakan hasil kolaborasi program pembinaan kemandirian warga binaan Lapas Kelas IIA Pangkalpinang dengan masyarakat setempat, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum, Kelurahan Tuatunu Indah, tersebut dirangkaikan dengan pengiriman perdana produk dodol nanas ke Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, penanaman tanaman pangan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, serta penyerahan bantuan rumah papan layak huni kepada Lembaga Adat Melayu untuk warga yang belum memiliki rumah.

Dalam sambutannya, Ade Agustina menyampaikan bahwa keberhasilan peluncuran dan pengiriman perdana dodol nanas ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara Lapas Kelas IIA Pangkalpinang dengan berbagai pihak.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Pangkalpinang bersama unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, Dewan Adat Tuatunu, serta dukungan berbagai pihak, hari ini kita dapat melaksanakan launching pengiriman dodol nanas ke Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang akan diresmikan oleh Prof. Saparudin selaku Wali Kota Pangkalpinang,” ujar Ade.

Caption: Ade Agustina, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Kepulauan Bangka Belitung

Ia menjelaskan bahwa program tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan warga binaan yang tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Baca Juga :  Febie Dwi Hartanto Resmi Pimpin Lapas Pangkalpinang, Siap Perkuat Keamanan dan Pembinaan

“Saya sengaja mengundang para kepala Lapas se-Bangka untuk hadir dan menyaksikan langsung program ini. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya dalam mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.

Ade juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang yang dinilai konsisten memberikan dukungan terhadap pengembangan produk lokal dan program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan warga binaan.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mendukung program pembinaan dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh Lapas Kelas IIA Pangkalpinang di bawah kepemimpinan Sugeng Indrawan.

“Pemkot Pangkalpinang sangat mendukung program yang dilaksanakan Lapas Kelas IIA Pangkalpinang. Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memberdayakan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat,” ujar Saparudin.

Caption: Prof. Saparudin, Wali Kota Pangkalpinang

Menurutnya, Kelurahan Tuatunu Indah memiliki potensi besar karena merupakan satu-satunya wilayah di Kota Pangkalpinang yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani, khususnya petani nanas.

“Tuatunu adalah masyarakat yang mandiri. Potensi nanas di daerah ini sangat besar dan harus terus dikembangkan agar memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi,” katanya.

Baca Juga :  Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah

Untuk itu, lanjut Saparudin, Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai produk turunan nanas yang dihasilkan masyarakat Tuatunu.

“Kita tidak hanya berbicara dodol nanas, tetapi juga minuman sehat, permen, hingga berbagai produk olahan lainnya yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan. Pemerintah akan hadir untuk mendukung pengembangannya,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam acara tersebut meliputi:

1. Launching Produk Dodol Nanas Tuatunu sebagai produk unggulan hasil kolaborasi pembinaan warga binaan dan masyarakat.

2. Pengiriman Perdana Produk Dodol Nanas ke Kota Bandung, Jawa Barat, sebagai langkah awal memperluas pasar produk lokal Bangka Belitung.

3. Penanaman bersama program ketahanan pangan di lingkungan Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Tuatunu Indah.

4. Penyerahan bantuan rumah papan layak huni kepada Lembaga Adat Melayu untuk warga yang belum memiliki rumah.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Bangka Belitung, kepala OPD Pemerintah Kota Pangkalpinang, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta pimpinan Pondok Pesantren Manba’ul Ulum.

Melalui sinergi antara pemerintah, pemasyarakatan, lembaga adat, dan masyarakat, produk Dodol Nanas Tuatunu diharapkan mampu menjadi ikon baru produk unggulan Pangkalpinang yang tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan yang berkelanjutan@Zen Adebi.

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?
Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?
Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah
Sewa Kios Dibayar, Tapi Masih Tercatat Menunggak, Nama Muzayyin Disorot
BWS Babel Diuji Transparansinya, TitahNusa.com Siapkan Sengketa Informasi
Kepala UPT Sudah Diperiksa, Kini Bendahara Pasar Pangkalpinang Dikabarkan Menyusul
Warga Binaan Lapas Pangkalpinang Berkarya Lewat Cetak Sawah di Kelurahan Binaan
Perpres 79/2026 Terbit, PT Timah Klaim Babak Baru Tata Kelola Pertambangan di Babel

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?

Minggu, 13 September 2026 - 11:59 WIB

Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?

Sabtu, 12 September 2026 - 16:34 WIB

Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah

Jumat, 11 September 2026 - 14:40 WIB

Sewa Kios Dibayar, Tapi Masih Tercatat Menunggak, Nama Muzayyin Disorot

Rabu, 9 September 2026 - 14:50 WIB

BWS Babel Diuji Transparansinya, TitahNusa.com Siapkan Sengketa Informasi

Berita Terbaru