Rapat Forum BBM: Tolak Timah Babel Jadi Wilayah Eksploitasi dan Seruan Perkuat PT Timah

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

๐Ÿ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | titahnusa.com -โ€“ FORUM Bangka Belitung Menggugat (BBM) kembali menunjukkan sikap kritisnya terhadap dinamika pertimahan di Bangka Belitung. Pada Rabu malam (1/10/2025), forum ini menggelar rapat organisasi di Warkop Baโ€™an, Pangkalpinang, membahas isu-isu hangat seputar keberadaan Tim Satgas Pertimahan, penambangan di kawasan hutan, perkebunan sawit dalam kawasan, hingga peran Forum BBM dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Babel. Kamis (2/10/2025).

Rapat yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 22.00 WIB ini dibuka langsung oleh Ketua Forum BBM, Hangga Oftafandany, dan dipandu oleh Purnomo sebagai moderator. Hadir dalam rapat tersebut sejumlah tokoh penting organisasi, antara lain Dewan Penasehat M. Tanwin, Dewan Pembina Ahmad Syah Mirzan, Sekretaris BBM Rikky Fermana, Wakil Bendahara Tomi Permana, serta para wakil ketua bidang: Surya Teja (Advokasi, Hukum & Perlindungan Masyarakat), Andi Purnomo (Perkebunan & Community Development), Ratno Budi (Pelestarian Lingkungan Hidup), dan M. Zen Adebi (Publik & Media Sosial). Juga hadir Novran dan Rofi Sarbini selaku Wakil Sekretaris, serta anggota Forum BBM lainnya.

Baca Juga :  Kepala UPT Sudah Diperiksa, Kini Bendahara Pasar Pangkalpinang Dikabarkan Menyusul

Diskusi hangat yang mengalir menghasilkan enam poin rekomendasi strategis terkait tata kelola pertimahan Babel.
Pertama, Forum BBM mendukung penuh langkah pemerintah menutup akses penyelundupan timah, sekaligus menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan timah Babel harus tetap berada di bawah kendali negara melalui PT Timah.
Kedua, forum mendesak PT Timah mengambil tindakan hukum tegas terhadap para pelaku penjarahan IUP serta melakukan penyitaan bijih timah hasil kejahatan tersebut.
Ketiga, PT Timah diminta tidak melakukan negosiasi harga beli timah dari penyelundup maupun penjarah IUP, karena hal itu hanya memperkuat praktik ilegal.
Keempat, Forum BBM menekankan pentingnya negara, melalui PT Timah, untuk tidak kalah menghadapi perlawanan mafia tambang timah yang selama ini merugikan masyarakat dan negara.
Kelima, forum bersama rakyat menolak keras pasokan bijih timah dari Babel ke perusahaan hilirisasi di Batam, yang dinilai hanya menjadikan Babel sebagai wilayah eksploitasi tambang tanpa memberikan nilai tambah bagi daerah.
Keenam, Forum BBM mendorong PT Timah untuk lebih transparan dalam pengelolaan program Corporate Social Responsibility (CSR), agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Bangka Belitung.

Baca Juga :  Febie Dwi Hartanto Resmi Pimpin Lapas Pangkalpinang, Siap Perkuat Keamanan dan Pembinaan
Caption: Rapat Forum BBM dalam menyikapi isu dan dinamika persoalan pertimbangan dan Perkebunan

Dalam pernyataannya, Ketua Forum BBM Hangga Oftafandany menegaskan bahwa rekomendasi ini akan segera disampaikan kepada pemerintah maupun stakeholder terkait.

โ€œKami ingin memastikan perjuangan ini benar-benar untuk kepentingan masyarakat Babel, bukan untuk segelintir pihak. Forum BBM hadir sebagai kontrol sosial sekaligus wadah perjuangan rakyat,โ€ tegasnya.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama bahwa Forum BBM akan terus mengawal isu pertimahan secara kritis, independen, dan berpihak pada kepentingan rakyat serta bangsa Indonesia. (Sumber: KBO Babel)

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki
Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan
Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?
Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?
Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah
Sewa Kios Dibayar, Tapi Masih Tercatat Menunggak, Nama Muzayyin Disorot
BWS Babel Diuji Transparansinya, TitahNusa.com Siapkan Sengketa Informasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki

Senin, 14 September 2026 - 16:54 WIB

Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?

Minggu, 13 September 2026 - 11:59 WIB

Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Berita Terbaru