BANGKA TENGAH|Titahnusa.com —GELOMBANG kepedulian dan empati mengalir dari masyarakat Bangka Tengah. Aliansi Masyarakat Terzolimi (ALMASTER) Bangka Belitung membuka ruang solidaritas kemanusiaan bagi warga yang tergerak hatinya untuk membantu saudara-saudara sebangsa yang tengah diuji musibah bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara, Sabtu (13/12).
Melalui koordinasi dengan para kepala desa di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, ALMASTER Babel memfasilitasi masyarakat agar bantuan dapat disalurkan secara tertib dan tepat sasaran. Kantor desa menjadi titik harapan, tempat warga menitipkan kepedulian mereka dari kebutuhan pokok hingga perlengkapan bayi untuk kemudian dijemput langsung oleh pengurus ALMASTER dan dibawa ke posko bersama di Kantor Polsek Tamansari, Kota Pangkalpinang.

Dari tangan-tangan tulus masyarakat, terkumpul berbagai bantuan yang sangat dibutuhkan para korban bencana: pakaian layak pakai, mi instan, air mineral, popok bayi, minyak goreng, gula, susu bayi, beras, sabun, hingga obat-obatan. Setiap barang yang diserahkan bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud nyata rasa kemanusiaan dan empati antar sesama.
Partisipasi luar biasa datang dari masyarakat Desa Lubuk Pabrik, Desa Lubuk Besar, dan Desa Batu Beriga. Dari ketiga desa tersebut, ALMASTER Babel berhasil menghimpun ratusan dus mie instan, ratusan bungkus popok bayi, puluhan kotak susu formula, uang tunai, ratusan pack beras ukuran 5 kg maupun 10 kg serta beragam perlengkapan mandi dan bahan pangan lainnya. Bantuan dari desa-desa lain pun masih terus berdatangan dan dalam proses pengumpulan di kantor desa masing-masing.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua ALMASTER Bangka Belitung, Muhamad Zen, didampingi jajaran pengurus Provinsi dan Syaripudin atau yang biasa disapa Kulul selaku Ketua ALMASTER Bangka Tengah. Setiap penyerahan bantuan dilakukan secara resmi dan transparan melalui berita acara serah terima dari pihak desa kepada ALMASTER, sebagai bentuk tanggung jawab dan akuntabilitas kepada masyarakat.
Seluruh bantuan kemudian dikumpulkan di Posko Bencana Karang Taruna Provinsi Bangka Belitung di Kantor Polsek Tamansari, Kota Pangkalpinang. Di tempat inilah bantuan disortir dan dikemas, sebelum dikirimkan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta untuk selanjutnya disalurkan ke lokasi bencana melalui jalur resmi Kemensos RI.
Ketua ALMASTER Bangka Belitung, Muhamad Zen, menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kecamatan Lubuk Besar, khususnya para kepala desa, yang telah membuka ruang dan memfasilitasi warganya untuk berbagi.
“Bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan penderitaan saudara-saudara kita di lokasi bencana, tetapi inilah bukti bahwa di tengah keterbatasan, rasa kemanusiaan masyarakat Bangka Belitung tetap hidup dan menyala,” ujar Muhamad Zen.
Solidaritas ini menjadi pengingat bahwa duka di satu daerah adalah duka kita bersama, dan harapan akan selalu lahir dari kepedulian yang tulus@red.













Komentar