Menuju Diskusi Terbuka PLTN Bangka Belitung, Fokus Babel dan KBO Babel Matangkan Konsep

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 14:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Caption : Pengurus Fokus dan KBO Babel gelar pertemuan guna memantapkan kegiatan Diskusi Publik 
“Memahami Rencana PLTN di Bangka Belitung: Diskusi Data dan Fakta”, Minggu (1/2/2026).

Caption : Pengurus Fokus dan KBO Babel gelar pertemuan guna memantapkan kegiatan Diskusi Publik “Memahami Rencana PLTN di Bangka Belitung: Diskusi Data dan Fakta”, Minggu (1/2/2026).

PANGKALPINANG | TitahNusa.com — Fokus Babel (Forum Kinerja Unit Sarjana Bangka Belitung) bersama KBO Babel (Kantor Berita Online Bangka Belitung) mulai mematangkan rencana pelaksanaan diskusi publik bertema “Memahami Rencana PLTN di Bangka Belitung: Diskusi Data dan Fakta” melalui pertemuan koordinasi yang digelar di salah satu warung kopi di Kota Pangkalpinang.

Pertemuan ini dihadiri Ketua Umum Fokus Babel Ir. M. Nasir, Sekretaris Umum Hardadi SE MM, Wakil Ketua Zamhari SE MM, Rudi Panjaitan ST, Heru Kailani M.Si serta jajaran pengurus inti Fokus Babel, dan Rikky Fermana selaku Penanggungjawab KBO Babel.

Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk menyelaraskan konsep, materi, hingga teknis pelaksanaan diskusi publik yang direncanakan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Aston Emidary Bangka Hotel & Conference Center, Pangkalpinang.

Ketua Umum Fokus Babel, Ir. M. Nasir, menegaskan bahwa diskusi publik ini penting sebagai ruang edukasi sekaligus klarifikasi bagi masyarakat terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), khususnya yang dikaitkan dengan wilayah Bangka Belitung.

Baca Juga :  TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara

“Isu PLTN merupakan isu strategis jangka panjang yang menyangkut banyak aspek, mulai dari energi, lingkungan, hingga sosial. Karena itu, pembahasannya harus dilakukan secara terbuka, berbasis data dan fakta, agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjebak pada asumsi atau spekulasi,” ujar Nasir.

Menurutnya, Fokus Babel sebagai wadah sarjana dan profesional daerah memiliki tanggung jawab moral untuk menjembatani informasi teknis dan kebijakan agar dapat dipahami publik secara rasional, objektif, dan proporsional.

Sementara itu, Penanggungjawab KBO Babel, Rikky Fermana, menyampaikan bahwa KBO Babel mendukung penuh pelaksanaan diskusi publik ini sebagai bagian dari peran media dalam mendorong literasi publik, khususnya di sektor energi strategis.

“Diskusi publik ini kami dorong agar menjadi ruang dialog yang sehat dan berimbang. KBO Babel berharap masyarakat Bangka Belitung, khususnya Bangka Belitung, bisa memahami rencana PLTN dari sisi data dan fakta, bukan dari isu yang berkembang tanpa dasar,” kata Rikky.

Baca Juga :  Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Ia menambahkan, melalui tema Memahami Rencana PLTN di Bangka Belitung: Diskusi Data dan Fakta, diskusi ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai perspektif dari narasumber yang kompeten sehingga publik memiliki referensi yang cukup sebelum membentuk opini.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus juga membahas pengemasan acara, mulai dari penajaman tema, pemilihan narasumber lintas keahlian, hingga mekanisme dialog yang memungkinkan partisipasi aktif peserta secara terbuka dan konstruktif.

Diskusi publik ini diharapkan tidak hanya menjadi forum tukar gagasan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan literasi energi dan pengambilan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan di Bangka Belitung.(KBO Babel)

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara
Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot
Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?
RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya (Opini)
Ketua PJS Babel Agus Eko Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus PWI Bangka Tengah
LSM FAKTA Bongkar Dugaan “Proyek Siluman” BWS Babel: Papan Informasi Tak Terpasang, Lumpur Kerukan Dipersoalkan
Kuota Timah Dicekik, Belitung Terancam Nol Royalti: LSM FAKTA Sorot Kepmen ESDM 157/2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Selasa, 1 September 2026 - 15:41 WIB

TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:15 WIB

RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya (Opini)

Berita Terbaru