Pengiriman Perdana Kompos Lapas Pangkalpinang, Sinergi UMKM dan PLTU 3 Bangka Dorong Pembinaan Produktif

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Titahnusa.com — LEMBAGA Pemasyarakatan Kelas IIA Pangkalpinang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan kemandirian yang berdampak nyata dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengiriman perdana kompos hasil produksi warga binaan yang bersinergi dengan UMKM Green Soil Bangka Tengah serta PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU 3 Bangka, Rabu (18/2).

Kompos yang dikirim merupakan hasil olahan berbahan dasar Fly Ash Bottom Ash (FABA), khususnya fly ash, yang diketahui memiliki manfaat dalam meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, menambah unsur hara, meningkatkan daya serap air, serta membantu menetralisir tingkat keasaman tanah guna mendukung produktivitas pertanian.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menyampaikan bahwa program pelatihan pengolahan kompos ini telah berjalan sejak 2025 dan kini membuahkan hasil nyata dengan pengiriman perdana sebanyak 6 ton kompos untuk memenuhi pesanan kelompok tani di Bangka Tengah.

Caption: Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan

 

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Pangkalpinang dengan UMKM Green Soil Bangka Tengah yang merupakan binaan PLTU 3 Bangka.

Baca Juga :  Tanah Bacang Disoal, Sejumlah Pejabat Dilaporkan ke Kejari Pangkalpinang: Ada Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Gratifikasi

“Kami berupaya memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada di Lapas dengan dukungan berbagai pihak, sehingga warga binaan memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi,” ujar Sugeng.

Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya pemberdayaan warga binaan agar memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas.

“Kami berharap dukungan semua pihak agar program pembinaan di Lapas dapat berkelanjutan, mendorong kemandirian, serta mencegah pengulangan tindak pidana,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Unit PLTU 3 Bangka, I Gusti Ngurah Putra Astawa, menjelaskan bahwa FABA bukan merupakan limbah B3 dan memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, fly ash mengandung unsur hara makro setara Nitrogen, Fosfor, dan Kalium (NPK), serta silika yang berfungsi membantu menetralisir kondisi tanah, khususnya di wilayah Bangka.

“Kami mengapresiasi kolaborasi dengan Lapas Pangkalpinang. Selain memberi keterampilan bagi warga binaan, kegiatan ini juga menghadirkan solusi lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakapolda Babel Jadi Pembina Upacara di SMPN 1 Belitung, Beri Pesan Bijak Bermedsos-Cegah Perundungan

Apresiasi juga disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Gunawan Sutrisnadi. Ia menilai inovasi yang dilakukan Lapas Pangkalpinang sejalan dengan 15 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta menjadi bukti nyata bahwa pemasyarakatan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Caption: Kepala Kantor wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bangka Belitung Gunawan Sutrisnadi

 

“Pengiriman perdana 6 ton kompos karya warga binaan Lapas Pangkalpinang ini menjadi kebanggaan Pemasyarakatan Bangka Belitung. Kami berharap produksinya terus meningkat dan mampu menginspirasi inovasi serupa di Lapas lainnya,” pungkas Gunawan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua UMKM Green Soil Bangka Tengah Junaidi, Camat Gerunggang Richard Syam, Kapolsek Gerunggang yang diwakili Ps. Kanit Propam Aipda Hutari Akbar, serta pejabat struktural dan petugas Lapas Pangkalpinang.
Kegiatan juga mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan media.

Ke depan, Lapas Pangkalpinang optimistis pembinaan produktif ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan melalui peningkatan kapasitas produksi, perluasan pemasaran, dan pengembangan pelatihan berkelanjutan @Zen Adebi.

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jarang Hadiri Rapat, Disiplin Anggota DPRD Pangkalpinang Dipertanyakan
Polda Babel Permudah Akses Pelayanan Masyarakat Melalui Hotline 110 dan Whatsapp Kapolda
MUSONG: Madu Langka Hutan Liar Bangka, Mengangkat Potensi Alam dan Kebanggaan Daerah
MA Tolak Kasasi Jaksa, Putusan Bebas dr Ratna Setia Asih Tetap Berlaku
Polda Babel Gelar Sosialisasi di IAIN Babel, Ajak Mahasiswa Jadi Agen Anti Judol-Penipuan Digital
Ketika OPD Sibuk Menghabiskan Anggaran di Akhir Tahun
Saksi MUI Babel Bicara Takdir Kematian di Sidang Aldo, Pertanyaan Medis Picu Adu Argumen Kuasa Hukum
Puluhan Eks Anggota Jamaah Islamiyah Dikumpulkan Densus 88 di Babel, Ini Agendanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Jarang Hadiri Rapat, Disiplin Anggota DPRD Pangkalpinang Dipertanyakan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Polda Babel Permudah Akses Pelayanan Masyarakat Melalui Hotline 110 dan Whatsapp Kapolda

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:41 WIB

MUSONG: Madu Langka Hutan Liar Bangka, Mengangkat Potensi Alam dan Kebanggaan Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:57 WIB

MA Tolak Kasasi Jaksa, Putusan Bebas dr Ratna Setia Asih Tetap Berlaku

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Polda Babel Gelar Sosialisasi di IAIN Babel, Ajak Mahasiswa Jadi Agen Anti Judol-Penipuan Digital

Berita Terbaru