PANGKALPINANG | TitahNusa.com — POLEMIK dugaan temuan ulat pada menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Pangkalpinang terus bergulir. Selain soal temuan pada makanan, perhatian publik kini mengarah pada kejelasan struktur pengelolaan dapur SPPG Lumbung Permata Gizi.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, beredar kabar yang mengaitkan seorang bernama Depati Ghandi dengan dapur SPPG Lumbung Permata Gizi yang berlokasi di Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang. Yang mana diketahui Ghandi adalah mantan anggota DPRD Kota Pangkalpinang.
Namun saat dikonfirmasi TitahNusa.com, Ia membantah keterlibatan formalnya dalam struktur operasional dapur tersebut.
“Secara formil saya tidak berada di situ,” ujarnya singkat.
Ia tidak merinci lebih jauh terkait struktur pengelolaan, namun mengarahkan redaksi untuk menghubungi Dian yang disebut sebagai Asisten Lapangan (Aslap) guna memperoleh penjelasan teknis operasional.
Aslap Belum Memberikan Tanggapan
Redaksi telah mengirimkan permintaan konfirmasi kepada Dian terkait:
Status dan posisi dalam struktur SPPG;
Kebenaran distribusi MBG ke SMP Negeri 5 Pangkalpinang;
Tanggapan atas dugaan temuan ulat pada menu empek-empek telur;
Mekanisme pengawasan mutu dan keamanan pangan.
Selain melayani SMP Negeri 5 Pangkalpinang, berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, dapur SPPG tersebut juga disebut memasok MBG ke SD Negeri 16 dan SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Informasi ini masih dalam tahap penelusuran dan verifikasi lebih lanjut oleh redaksi.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Dian belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang telah disampaikan.
Perlunya Transparansi Pengelolaan
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut program MBG yang diperuntukkan bagi siswa sekolah. Kejelasan struktur pengelolaan, rantai distribusi, serta sistem pengawasan mutu dinilai penting guna memastikan keamanan konsumsi peserta didik tetap terjaga.
TitahNusa.com menegaskan bahwa seluruh informasi dalam pemberitaan ini telah melalui proses konfirmasi kepada pihak yang disebutkan. Ruang hak jawab tetap terbuka bagi pihak SPPG Lumbung Permata Gizi maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi tambahan.
Redaksi akan terus memantau perkembangan dan menyampaikan informasi lanjutan secara berimbang sesuai fakta yang terverifikasi@Zen Adebi.













