Aksi Simpati di PN Pangkalpinang, Ratusan Tenaga Kesehatan Beri Dukungan untuk dr Ratna

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | TitahNusa.com – SIDANG lanjutan perkara yang menjerat dr Ratna Setia Asih Sp.A di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang, Kamis (4/6/2026), mendapat perhatian luas dari kalangan tenaga kesehatan di Bangka Belitung. Setidaknya seratus tenaga kesehatan (nakes) terlihat berjejer rapi di sepanjang trotoar depan gedung pengadilan sebagai bentuk dukungan moral dan empati kepada rekan sejawat mereka.

Aksi damai tersebut berlangsung bersamaan dengan agenda persidangan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Ruang Sidang Tirta PN Pangkalpinang. Para peserta aksi terdiri dari dokter, perawat, hingga pegawai klinik dan rumah sakit dari berbagai daerah di Bangka Belitung.

Kehadiran mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap dr Ratna Setia Asih yang saat ini sedang menjalani proses hukum terkait dugaan malapraktik yang menyebabkan meninggalnya Alm. Aldo, putra Yanto, pada tahun 2024. Perkara tersebut masih bergulir dan menunggu putusan majelis hakim setelah melalui berbagai tahapan persidangan.

Baca Juga :  Uang Sewa Kios Pasar Pangkalpinang Disorot, Juru Pungut Dipanggil Polisi, Target PAD 2027 Dikabarkan Turun

Aksi dukungan ini dikoordinasikan oleh Pengurus Wilayah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bangka Belitung bersama Pengurus Cabang IDI Kota Pangkalpinang. Tampak hadir Ketua PW IDI Bangka Belitung dr Arinal Pahlevi Sp.DV dan Ketua PC IDI Kota Pangkalpinang dr Aidil yang turut memberikan semangat kepada para peserta aksi.

Dalam orasinya, dr Arinal Pahlevi menegaskan bahwa kehadiran para tenaga kesehatan di PN Pangkalpinang bukan untuk mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan, melainkan sebagai bentuk dukungan moral kepada sesama profesi yang saat ini menghadapi proses peradilan.

Menurutnya, seorang dokter dalam menjalankan tugas profesinya selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan pasien. Ia meyakini tidak ada dokter yang memiliki niat untuk mencelakai pasien yang ditanganinya.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral kepada teman sejawat kami. Kami percaya setiap dokter bekerja dengan niat baik dan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasien. Kami berharap majelis hakim dapat memberikan keputusan yang seadil-adilnya,” ujar dr Arinal di hadapan para peserta aksi.

Baca Juga :  Timgab URC Polda Babel-Polres Bangka Tengah Tangkap Pelaku Penipuan Bermodus Ngaku Polisi

Ia juga menyampaikan harapan agar dr Ratna dapat memperoleh keadilan dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Menurutnya, seluruh fakta persidangan hendaknya menjadi pertimbangan utama majelis hakim dalam mengambil keputusan.

“Kami berharap teman sejawat kami dr Ratna dapat dibebaskan dari tuduhan tersebut. Semoga beliau memperoleh putusan yang terbaik dan bebas tanpa syarat,” tambahnya.

Meski berlangsung di tengah agenda persidangan yang menyita perhatian publik, aksi damai para tenaga kesehatan berjalan tertib dan kondusif. Mereka tampak berdiri dengan penuh khidmat sembari menyampaikan dukungan moral kepada dr Ratna hingga sidang berlangsung.

Kasus yang menjerat dr Ratna sendiri menjadi perhatian berbagai kalangan, khususnya komunitas tenaga kesehatan di Bangka Belitung. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif, profesional, dan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi semua pihak yang terlibat. (KBO Babel)

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki
Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan
Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?
Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?
Pelarian Andi Irawan Berakhir di Bandung, Terpidana Korupsi KUR 417 Debitur Ditangkap
Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah
Sewa Kios Dibayar, Tapi Masih Tercatat Menunggak, Nama Muzayyin Disorot
BWS Babel Diuji Transparansinya, TitahNusa.com Siapkan Sengketa Informasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki

Senin, 14 September 2026 - 16:54 WIB

Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?

Minggu, 13 September 2026 - 11:59 WIB

Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?

Sabtu, 12 September 2026 - 16:34 WIB

Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah

Berita Terbaru