Di Seminar PERSI Babel, Dayat Arsani Soroti Kriminalisasi dan Oknum Dokter yang Lalai

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG | titahnusa.com – DUNIA kesehatan di Bangka Belitung kembali menjadi sorotan. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr (Hc) Hidayat Arsani secara tegas menyinggung persoalan serius terkait profesionalisme dokter serta perlunya perlindungan terhadap tenaga medis. Sabtu (13/9/2025).

Hal itu ia sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Kep. Bangka Belitung dengan tema “Kesiapan Rumah Sakit di Bangka Belitung dalam Menghadapi Berbagai Macam Perubahan Regulasi di Tahun 2025”, di Mahligai Rumah Dinas Gubernur.

Di hadapan tokoh kesehatan dan pejabat pemerintahan, Hidayat Arsani atau akrab disapa Dayat menuturkan pengalamannya yang masih membekas hingga kini.

Ia bercerita tentang kasus tragis ketika seorang pasien yang sudah siap operasi meninggal dunia karena dokter yang seharusnya menangani tidak hadir.

“Tengah malam semua sudah siap, ruang bedah siap, perawat siap, pasien siap. Tiba-tiba pasien meninggal dunia hanya karena dokter tidak hadir. Itu trauma sekali bagi saya. Setelah saya cari tahu, ternyata hanya selisih Rp2 juta. Padahal saya bisa bayar Rp20 juta sekalipun. Dokter seperti ini tidak akan selamat dunia akhirat,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, pengalaman itu menjadi pelajaran pahit yang tak pernah hilang dari ingatannya. Ia menyebut kasus tersebut jauh lebih menyakitkan dibanding peristiwa viral baru-baru ini tentang kematian bayi di salah satu rumah sakit di Babel.

Meski demikian, Dayat menegaskan bahwa tidak semua dokter berperilaku buruk. Ia tetap menilai mayoritas dokter adalah penyelamat hidup manusia dan harus mendapat perlindungan penuh dari pemerintah. Namun, ia tidak menampik adanya oknum yang merusak citra profesi mulia tersebut.

“Belum tentu dokter salah kalau pasien meninggal. Tapi kalau ada oknum yang lalai karena urusan uang, itu jelas kejam. Polisi dan jaksa tidak akan mudah memproses kalau dokter mampu membela diri secara akademis dan profesional. Sayangnya, kalau tidak bertanggung jawab, habislah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dayat menegaskan agar kepala daerah dan pejabat terkait tidak lagi bersikap diam. Menurutnya, pemerintah daerah harus hadir melindungi tenaga medis profesional, sekaligus menindak tegas oknum yang mencederai etika kedokteran.

“Saya sudah perintahkan wali kota dan kepala dinas, tidak boleh lagi diam. Besar harapan saya dunia kesehatan di Babel harus lebih kuat, lebih profesional, dan beretika,” tegasnya.

Pesan yang disampaikan gubernur itu mendapat perhatian serius para peserta seminar. Sebab, di tengah dinamika perubahan regulasi di bidang kesehatan, isu perlindungan tenaga medis sekaligus peningkatan integritas profesi menjadi agenda yang tak bisa diabaikan. (Sumner: KBO Babel)

Berita Terkait

PENOLAKAN HGU PT GML MENGUAT
KI Babel Uji Komitmen Keterbukaan Informasi, Bawaslu dan Pemkab Bangka Jalani Visitasi Faktual E-Monev 2026
DPRD Babel Soroti Akuntabilitas BUMD, Hasil Audit Berkah Mart Dinanti
Warga Toboali Desak Kejari Bangka Selatan Bertindak Adil, Pengamanan Aset Seluruh Tersangka Korupsi Timah Jangan Tebang Pilih
Kesadaran Hukum Anak SMA di Ruang Siber: Transformasi Pendidikan Kewarganegaraan di Era Digital
Bang Doi, Pimpred Jejaring Media Radak.com Dipanggil Polda Babel, Diduga Terkait Upaya Damai Kasus Susut Kadar Emas
AMC BABEL APRESIASI DAN UCAPKAN TERIMAKASIH HAKIM DALAM KEPUTUSAN YANG SESUAI FAKTA DALAM KASUS Dr. Ratna
Cegah Sengketa Informasi Publik, KI Babel dan BPOM Pangkalpinang Perkuat Sinergi Tata Kelola Informasi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:45 WIB

PENOLAKAN HGU PT GML MENGUAT

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:56 WIB

KI Babel Uji Komitmen Keterbukaan Informasi, Bawaslu dan Pemkab Bangka Jalani Visitasi Faktual E-Monev 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:56 WIB

Warga Toboali Desak Kejari Bangka Selatan Bertindak Adil, Pengamanan Aset Seluruh Tersangka Korupsi Timah Jangan Tebang Pilih

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12 WIB

Kesadaran Hukum Anak SMA di Ruang Siber: Transformasi Pendidikan Kewarganegaraan di Era Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:11 WIB

Bang Doi, Pimpred Jejaring Media Radak.com Dipanggil Polda Babel, Diduga Terkait Upaya Damai Kasus Susut Kadar Emas

Berita Terbaru

Bangka Belitung

PENOLAKAN HGU PT GML MENGUAT

Jumat, 31 Jul 2026 - 08:45 WIB

Jakarta

Nuklir dan Hidrogen Siap Menopang Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:23 WIB