Di Tengah Keterbatasan, KSMI Babel Mantap Berangkat ke Liga Nusantara 2025 di Surabaya

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 08:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Titahnusa.com — DI bawah naungan organisasi resmi Mini Football Indonesia, Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) yang berlisensi International Mini Football Federation (IMF) dan menjadi anggota sah KONI, persiapan menuju Liga Nusantara 2025 kini memasuki tahap krusial.

Kejuaraan nasional yang akan digelar di Surabaya pada 22–28 November 2025 ini menjadi seleksi penting untuk memilih talenta terbaik Indonesia yang akan berlaga pada Piala Asia Mini Football di Taiwan (Desember 2025) serta persiapan menuju Piala Dunia Mini Football 2026 yang akan dihelat di tanah air.

Bangka Belitung tercatat sebagai satu dari 25 provinsi peserta dan masuk dalam Grup D, bersama Sulawesi Tengah, Maluku, Jawa Barat, dan Gorontalo.

 

Berjuang di Tengah Keterbatasan Finansial

Di balik semangat yang menggelora, tim Mini Football Bangka Belitung harus menghadapi kenyataan pahit: mereka berangkat dengan berbagai keterbatasan.
Para pemain, sebagian besar pelajar dan mahasiswa harus menanggung biaya perjalanan secara mandiri. Pengurus KSMI Babel pun terus berupaya keras mencari dukungan agar kontingen tetap bisa diberangkatkan.

Ketua KSMI Babel, Achmad Ferdy Firmansyah, menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh mematahkan langkah mereka.

“Kami akan berjuang semampu kami agar Tim Babel tetap tampil di Kejurnas Liga Nusantara. TC segera kami gelar untuk memastikan pemain siap tampil maksimal,” ujar Firman, Sabtu (15/11).

Baca Juga :  Ketua PJS Babel Agus Eko Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus PWI Bangka Tengah

Apresiasi untuk Pemerintah, Namun Waktu Administrasi Tidak Mampu Mengejar Jadwal Keberangkatan

Firman menuturkan bahwa perhatian pemerintah daerah sudah sangat berarti.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta Pemerintah Kota Pangkalpinang, telah memberikan respons positif dan menyatakan niat baik untuk membantu para atlet Babel.

Namun, ia juga menyadari bahwa proses administrasi memiliki mekanisme yang tak bisa dilompati.

“Alhamdulillah pemerintah daerah sudah merespons. Kami sangat menghargainya. Hanya saja proses pencairan bantuan membutuhkan waktu, sedangkan tim dan official berjumlah 24 orang harus berangkat pada 20 November. Kami tidak bisa menunggu sampai proses selesai,” jelasnya.

Firman menambahkan bahwa selain pemerintah daerah, permohonan dukungan juga telah disampaikan kepada pihak swasta, termasuk PT Timah Tbk dan sejumlah perusahaan lainnya. Namun hingga kini, belum ada kejelasan signifikan terkait realisasi bantuan tersebut.

Dengan demikian, besar kemungkinan dukungan dari pemerintah maupun pihak swasta baru bisa terealisasi setelah tim berada di Surabaya atau bahkan setelah kepulangan mereka, sebuah ironi yang kerap mewarnai perjalanan olahraga daerah.

 

Baca Juga :  LSM FAKTA Bongkar Dugaan “Proyek Siluman” BWS Babel: Papan Informasi Tak Terpasang, Lumpur Kerukan Dipersoalkan

Harapan Terakhir: Donatur dan Para Dermawan

Sekretaris KSMI Babel, Bachtiar Hamid, mengatakan bahwa situasi ini membutuhkan kepedulian bersama dari masyarakat dan pihak-pihak yang peduli olahraga.

“Tim Mini Football Bangka Belitung sangat membutuhkan bantuan donatur untuk keberangkatan ini. Semoga melalui pemberitaan ini ada pihak yang tergerak membantu,” tegas Bachtiar.

Menurutnya, keikutsertaan Babel dalam Liga Nusantara bukan sekadar kompetisi, tetapi perjuangan menjaga martabat olahraga daerah serta membuka peluang bagi putra-putra Babel untuk menembus Tim Nasional.

Semangat yang Tak Pernah Padam

Meski berhadapan dengan tantangan finansial, semangat para atlet Mini Football Babel tetap menyala. Mereka terus berlatih, terus berusaha, dan terus percaya bahwa perjuangan mereka membawa nama daerah tidak akan sia-sia.

Liga Nusantara bagi mereka bukan hanya ajang pertandingan, tetapi panggung untuk membuktikan bahwa Bangka Belitung mampu bersaing di tingkat nasional.

Dari lapangan-lapangan kecil di kampung hingga gelanggang nasional di Surabaya, mimpi mereka terus hidup. Dan untuk mewujudkan mimpi itu, setiap uluran tangan sangat berarti.

Mini Football Babel siap berangkat.
Yang mereka butuhkan kini hanyalah kepedulian dan dukungan dari hati-hati baik yang ingin melihat Bangka Belitung berdiri tegak di kancah olahraga nasional @Yolanda.

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara
Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot
Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?
RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya (Opini)
Ketua PJS Babel Agus Eko Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus PWI Bangka Tengah
LSM FAKTA Bongkar Dugaan “Proyek Siluman” BWS Babel: Papan Informasi Tak Terpasang, Lumpur Kerukan Dipersoalkan
Kuota Timah Dicekik, Belitung Terancam Nol Royalti: LSM FAKTA Sorot Kepmen ESDM 157/2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Selasa, 1 September 2026 - 15:41 WIB

TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:15 WIB

RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya (Opini)

Berita Terbaru