Tongkang Tabrak Bantalan Jembatan EMAS, KSOP Amankan Dokumen dan Periksa Kru

- Redaksi

Sabtu, 28 Juni 2025 - 07:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Titahnusa.com, Pangkalpinang – SEBUAH insiden laut yang mengkhawatirkan terjadi di perairan sekitar Jembatan EMAS, Kamis (26/6/2025) sore, ketika sebuah tongkang bernama Blue Shapire menabrak bantalan pengaman jembatan. Kejadian ini sempat mengejutkan warga dan pengguna jembatan yang melintasi ikon Kota Pangkalpinang tersebut. Sabtu (28/6/2025).

Insiden yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB itu bermula saat tongkang Blue Shapire sedang digandeng oleh tugboat (TB) Majestic Artic dengan pendampingan dari TB Beitrand, dalam upaya menuju kolam galangan milik PT Wijaya Mandiri di sisi Jembatan EMAS.

Namun, manuver tersebut tak berjalan mulus. Ketika melakukan olah gerak mendekati galangan, TB Majestic Artic mengalami kandas. Sebagai langkah antisipasi, tali gandeng bagian depan dilepas agar tugboat tersebut bisa bergeser ke belakang dan membantu TB Beitrand dalam menarik tongkang. Tapi situasi memburuk saat angin kencang dan arus laut dari belakang justru mendorong tongkang ke arah jembatan.

Baca Juga :  TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara

TB Beitrand tak mampu menahan dorongan kuat arus dan angin, sehingga tongkang kehilangan kendali dan akhirnya menabrak bantalan pengaman Jembatan EMAS. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerusakan infrastruktur tak dapat dihindari.

“Akibat kejadian tersebut, bantalan pengaman jembatan mengalami kerusakan. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan konstruksi jembatan,” ungkap Kasat Polairud Polresta Pangkalpinang, AKP Irwan Haryadi, S.H.

Tindak lanjut cepat pun dilakukan. Pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam segera mengamankan dokumen kapal TB Majestic Artic untuk proses penyelidikan. Seluruh kru dari tiga kapal yang terlibat, termasuk pihak dari PT Wijaya Mandiri, akan dipanggil untuk dimintai keterangan resmi.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?

“Pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur atau kelalaian dalam pelayaran. Ini penting demi menjamin keamanan jalur laut dan infrastruktur vital seperti Jembatan EMAS,” tegas Irwan.

Saat ini, kawasan sekitar jembatan telah diamankan untuk mencegah risiko lebih lanjut. Sementara itu, evaluasi terhadap kerusakan dan rencana perbaikan tengah disusun oleh otoritas terkait.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi pelaku pelayaran agar lebih waspada dalam bermanuver di area strategis, terutama di sekitar infrastruktur publik yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan laut. KSOP menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap kelalaian yang berpotensi mengancam keselamatan umum. (Sumber : KBO Babel)

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Hendy Tantang Penyidik: MOT Dipersoalkan Korupsi, Mengapa Bukan Kerusakan Alat?
Saksi Polda Babel Dicecar Soal Perbuatan Hendy: “Korupsinya di Mana?”
Penyidik Polda Babel Perlu Menjawab, Bukan Sekadar Menetapkan Tersangka
Sebanyak 28 Advokat Baru PERADI Pangkalpinang Resmi Diangkat, Zul Armain Aziz Tekankan Integritas dan Kode Etik
MOT RSUD Soekarno Dipersoalkan di Praperadilan, Kuasa Hukum Hendy: Bukan Hilang, Modul Rusak Akibat Banjir
Lapas Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar Bersama APH
Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki
Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:08 WIB

Kuasa Hukum Hendy Tantang Penyidik: MOT Dipersoalkan Korupsi, Mengapa Bukan Kerusakan Alat?

Kamis, 17 September 2026 - 13:34 WIB

Saksi Polda Babel Dicecar Soal Perbuatan Hendy: “Korupsinya di Mana?”

Kamis, 17 September 2026 - 12:19 WIB

Penyidik Polda Babel Perlu Menjawab, Bukan Sekadar Menetapkan Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 05:34 WIB

Sebanyak 28 Advokat Baru PERADI Pangkalpinang Resmi Diangkat, Zul Armain Aziz Tekankan Integritas dan Kode Etik

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

MOT RSUD Soekarno Dipersoalkan di Praperadilan, Kuasa Hukum Hendy: Bukan Hilang, Modul Rusak Akibat Banjir

Berita Terbaru

Caption: Muhamad Zen Wartawan dan Pemerhati Kebijakan Publik Bangka Belitung

Bangka Belitung

Penyidik Polda Babel Perlu Menjawab, Bukan Sekadar Menetapkan Tersangka

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:19 WIB