Rentetan Insiden di Babel, M. Subri: Saatnya Evaluasi Kepemimpinan dan Sholat Taubat Bersama

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Titahnusa.com — BERBAGAI persoalan yang terjadi belakangan ini di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menuai perhatian publik. Mulai dari dinamika hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur, polemik tambang rakyat yang belum kunjung tuntas, hingga insiden kebakaran kantor Dinas Perhubungan Provinsi, menjadi rangkaian peristiwa yang memantik keprihatinan, Jum’at (1/5/2026).

Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat Bangka Belitung, M. Subri yang akrab disapa Bang Ucup, angkat bicara. Ia menilai bahwa berbagai kejadian tersebut perlu menjadi bahan refleksi bersama bagi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan.

“Belakangan ini kita seperti tidak berhenti diuji. Sebelumnya Jembatan Emas yang menjadi kebanggaan kita mengalami insiden, dan sekarang muncul peristiwa kebakaran kantor Dinas Perhubungan.

Ini seharusnya menjadi momentum untuk kita merenung, ada apa sebenarnya dengan Bangka Belitung hari ini,” ujar Subri kepada media ini.

Baca Juga :  Ketua PJS Babel Agus Eko Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus PWI Bangka Tengah

Terkait insiden kebakaran kantor Dinas Perhubungan, Subri meminta agar proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Namun demikian, ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan kepemimpinan di lingkungan instansi tersebut.

“Kalau memang ada dugaan keterlibatan oknum internal, tentu itu ranah aparat penegak hukum untuk mengusut secara objektif. Tapi di sisi lain, pemerintah juga perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa setiap pimpinan perangkat daerah memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga dalam membangun komunikasi dan suasana kerja yang kondusif di internal organisasi.

Lebih lanjut, Subri juga mengajak seluruh pemimpin dan masyarakat Bangka Belitung untuk tidak hanya melihat persoalan ini dari sisi teknis pemerintahan, tetapi juga dari sudut pandang moral dan spiritual.

Baca Juga :  RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya (Opini)

“Saya mengajak kita semua untuk melakukan sholat taubat berjamaah dan doa bersama. Ini bukan hanya soal peristiwa yang terjadi, tapi bagaimana kita memperbaiki diri, memohon ampun, dan berharap agar negeri ini dijauhkan dari berbagai musibah, baik yang bersifat fisik maupun sosial,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah evaluasi, perbaikan komunikasi, serta pendekatan spiritual dapat menjadi bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan publik dan menjaga stabilitas daerah.

Di tengah berbagai dinamika yang terjadi, Subri berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan kebijaksanaan, serta bersama-sama menjaga kondusivitas Bangka Belitung ke depan.

@Zen Adebi

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyidik Polda Babel Perlu Menjawab, Bukan Sekadar Menetapkan Tersangka
Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara
Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot
Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?
RUU Perampasan Aset dan Janji 15 Desember: Saat DPR Mempertaruhkan Marwahnya (Opini)
Ketua PJS Babel Agus Eko Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus PWI Bangka Tengah
LSM FAKTA Bongkar Dugaan “Proyek Siluman” BWS Babel: Papan Informasi Tak Terpasang, Lumpur Kerukan Dipersoalkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:19 WIB

Penyidik Polda Babel Perlu Menjawab, Bukan Sekadar Menetapkan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Selasa, 1 September 2026 - 15:41 WIB

TOPAN-RI Tantang Bea Cukai Buka-bukaan Soal Gudang Tuatunu: Dari Jumlah Rokok hingga Status Perkara

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Bukan Sekadar GBT! ALMASTER Desak Tricakti Buka Terang Barang Hasil Pengamanan, Gudang Titindo Kini Disorot

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Rokok Ilegal Makin Marak di Babel, Benarkah Ada “Koordinasi” di Balik Pembiaran?

Berita Terbaru

Caption: Muhamad Zen Wartawan dan Pemerhati Kebijakan Publik Bangka Belitung

Bangka Belitung

Penyidik Polda Babel Perlu Menjawab, Bukan Sekadar Menetapkan Tersangka

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:19 WIB