Titahnusa.com, Pangkalpinang — GAGAL meraih rekomendasi partai, Brigjen TNI (Purn) dr Ismi Purnawan resmi angkat bendera putih di Pilkada Pangkalpinang 2025. Kepada wartawan, ia menyampaikan bahwa kontestasi masih dipenuhi transaksi politik—“Ini dagang sapi, bukan adu gagasan.”
Rekomendasi Berbanderol Tinggi
Ismi mengaku telah “keliling dari satu pintu ke pintu lain” tanpa hasil. “Yang saya alami lebih mirip lelang tiket, bukan seleksi reputasi,” tegasnya, Senin (30/6/2025).
Kegagalan ini, katanya, membuka mata bahwa mekanisme rekomendasi parpol rentan menjadi komoditas.
Pelajaran Pahit Seorang Prajurit
Seorang dokter sekaligus eks prajurit, Ismi terbiasa dengan sistem terukur. “Di sini saya diuji: seberapa jauh mau berkompromi,” ujarnya. Ia menolak menyebut nominal, namun menegaskan tidak mau “membeli” dukungan—“Saya bukan pelacur politik.”
Relawan Tak Ditinggal
Melalui unggahan berlatar lagu “Terima Kasih Sudah Bertahan,” Ismi meminta maaf dan berterima kasih kepada relawan. “Dukungan kalian tidak akan sia-sia. Kita belajar soal integritas,” tulisnya.
Komitmen Putra Daerah
Meski tersingkir, ia berjanji tetap mengawal proses Pilkada agar bersih dari praktik transaksional. “Saya akan menyoroti setiap langkah—mulai dana kampanye hingga kebijakan publik pasca-pelantikan,” ancamnya.
Pernyataan Ismi ini menjadi sebuah penegasan bahwa masih ada sisi gelap perburuan rekomendasi parpol.(Sumber: KBO Babel)













Komentar