Warga Apresiasi Kapolres Bangka Barat Ngopi Bareng, Dinilai Buka Ruang Keluhan Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

BANGKA BARAT | Titahnusa.com — LANGKAH Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., yang memilih duduk bersama masyarakat melalui kegiatan ngopi bareng di Warkop Luci Kopitiam, Desa Puput, Kecamatan Jebus, mendapat apresiasi dari warga. Pendekatan tersebut dinilai menjadi cara sederhana untuk mendekatkan kepolisian dengan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung.

Rudi, salah seorang warga Kecamatan Jebus, menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran Kapolres di tengah warga dalam suasana santai menunjukkan upaya membangun komunikasi yang lebih dekat, tanpa harus selalu melalui pertemuan formal di kantor kepolisian.

“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat bagus dan patut diapresiasi. Kapolres mau duduk bersama masyarakat, ngopi bareng, mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan warga. Ini membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan polisi dan punya kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi,” ujar Rudi.

Baca Juga :  Aksi Green Policing Polres Bangka Barat di Pantai Batu Rakit Tuai Apresiasi Masyarakat

Ia mengatakan, warung kopi merupakan tempat masyarakat biasa berkumpul dan berbincang mengenai berbagai persoalan sehari-hari. Karena itu, pertemuan di tempat seperti ini dapat menjadi ruang komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan masyarakat.

Menurut Rudi, pendekatan tersebut juga penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Sebab, hubungan yang baik tidak hanya terbentuk melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian, komunikasi, dan kesediaan mendengarkan suara warga.

“Kadang masyarakat memiliki keluhan atau informasi yang ingin disampaikan, tetapi belum tentu tahu bagaimana menyampaikannya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, komunikasi terasa lebih santai dan terbuka. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilakukan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi,” katanya.

Rudi berharap, aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui pertemuan tersebut dapat menjadi bahan perhatian dan ditindaklanjuti sesuai persoalan serta kewenangan yang ada. Dengan begitu, kegiatan ngopi bersama tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pemuda Jadi Tersangka

Ia juga mengapresiasi keterlibatan Kapolsek Jebus AKP Candra Wijaya bersama personel Sat Binmas dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kedekatan antara jajaran kepolisian dan warga merupakan modal penting untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat. Kalau komunikasi terjalin baik, warga akan lebih terbuka menyampaikan informasi dan ikut menjaga lingkungannya. Inilah yang kami harapkan dari semangat Polisi Bersama Masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Polres Bangka Barat memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

(Sumber: Humas Polres Bangka Barat)

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Green Policing Polres Bangka Barat di Pantai Batu Rakit Tuai Apresiasi Masyarakat
Polres Bangka Barat Ajak Semua Pihak Jaga Penyaluran BBM Subsidi untuk Masyarakat
Polres Bangka Barat Gandeng BLK, Jalankan Program Polisi Peduli Pengangguran
Program Pelita Polres Bangka Barat, Pembinaan Rohani Jadi Ruang Tahanan Memperbaiki Diri
Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pemuda Jadi Tersangka
Ngopi Bareng Warga di Parittiga, Kapolres Bangka Barat Buka Ruang Aduan
Isu Pungli Rp20 Juta di Polres Bangka Barat Dibantah, Yopi: Saya Ada di Lokasi
Polres Bangka Barat Tarik Tiga Ponton Tambang Ilegal yang Masih Parkir di Perairan Tembelok-Keranggan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Aksi Green Policing Polres Bangka Barat di Pantai Batu Rakit Tuai Apresiasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polres Bangka Barat Ajak Semua Pihak Jaga Penyaluran BBM Subsidi untuk Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Program Pelita Polres Bangka Barat, Pembinaan Rohani Jadi Ruang Tahanan Memperbaiki Diri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pemuda Jadi Tersangka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Warga Apresiasi Kapolres Bangka Barat Ngopi Bareng, Dinilai Buka Ruang Keluhan Masyarakat

Berita Terbaru

Uncategorized

Jalan Babel Dipakai, Pajak Kendaraan Plat Luar ke Mana?

Kamis, 29 Okt 2026 - 22:59 WIB