Dugaan Money Politik Basit–Dede Bikin Malu Demokrasi Pangkalpinang

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Titahnusa.com — DEMOKRASI di Kota Pangkalpinang kembali diuji. Pasangan calon nomor urut 4, Basit–Dede, yang selama ini dielu-elukan sebagian pendukungnya sebagai “ulama” dan “tokoh moral”, justru terseret dalam aroma busuk praktik politik uang.

Kisah ini terkuak dari pengakuan mengejutkan Ketua Partai Ummat Kota Pangkalpinang, Muhammad Ichsan Muttaqin (44). Senin (25/8/2025), pria yang seharusnya jadi mitra politik Basit–Dede itu, justru blak-blakan membongkar tawaran amplop berisi rupiah untuk memilih pasangan yang ia sebut telah “mengajari ketidakjujuran.”

Ichsan menuturkan, seorang perempuan bernama Sela (30), kader DPC Partai NasDem Pangkalpinang sekaligus bagian dari tim pemenangan Basit–Dede, mendatanginya di sebuah warung ayam bakar kawasan Pasir Garam. Sela datang bukan membawa pesan dakwah atau seruan moral, melainkan dua amplop lusuh berisi masing-masing Rp150 ribu.

Baca Juga :  Data Mitra dan SPK Diminta Tak Kunjung Dijawab, ALMASTER Babel Desak PT Timah Patuhi UU KIP

“Totalnya Rp300 ribu. Tapi saya kembalikan. Saya berkomitmen menolak money politic,” tegas Ichsan, yang sekaligus menyatakan pencabutan dukungan Partai Ummat terhadap Basit–Dede.

Keputusan itu sontak mengguncang panggung politik. Betapa tidak, Partai Ummat awalnya adalah pengusung Basit–Dede. Namun justru dari dalam kubu sendiri, skandal politik uang ini terungkap.

Lebih getir lagi, Ichsan menyebut dirinya memiliki bukti rekaman CCTV serta dua orang saksi yang melihat langsung aksi transaksi politik di siang bolong itu. “Ini bukan sekadar pernyataan politik. Saya akan bawa kasus ini ke Bawaslu,” ujarnya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Sela belum memberikan klarifikasi. Telepon wartawan tak dijawab, pesan singkat pun tak berbalas. Diam seribu bahasa, namun begitu konfirmasi akan terus diupayakan untuk mendapatkan perimbangan pemberitaan.

Baca Juga :  Tinggalkan Pulau Timah, Sugeng Indrawan Bawa Semangat Inovasi Lapas Pangkalpinang ke Nusakambangan

Publik kini hanya bisa menggelengkan kepala. Pasangan Basit–Dede yang selama ini menjual identitas keulamaan dan kesalehan, ternyata dicurigai terjebak dalam godaan amplop. Dari mimbar yang seharusnya menebarkan akhlak mulia, kini beralih menjadi panggung politik transaksional.

Jika Bawaslu benar-benar menindaklanjuti dan membuktikan dugaan ini, maka tak hanya amplop yang tercoreng, tapi juga moralitas politik yang selama ini dipamerkan Basit–Dede. Sebab, rakyat Pangkalpinang tentu tak ingin dipimpin oleh mereka yang bersandar pada rupiah, bukan pada nurani.

Demokrasi lokal kita sedang dicederai. Dan ironisnya, kali ini bukan oleh politisi pragmatis biasa, melainkan oleh mereka yang selama ini disanjung dengan sebutan “ulama.”(Red).

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Keracunan Menu MBG, 6 Siswa MI Al Arifin Dilarikan ke Puskesmas
Dugaan Pungli CKHP/SKP di DLH Pangkalpinang, Petugas Kebersihan Diminta Rp500 Ribu
Disumpah Jadi Advokat, Adinda Putri Nabiilah Siap Dedikasikan Profesi untuk Masyarakat dan Pers
Kuasa Hukum Hendy Tantang Penyidik: MOT Dipersoalkan Korupsi, Mengapa Bukan Kerusakan Alat?
Saksi Polda Babel Dicecar Soal Perbuatan Hendy: “Korupsinya di Mana?”
Sebanyak 28 Advokat Baru PERADI Pangkalpinang Resmi Diangkat, Zul Armain Aziz Tekankan Integritas dan Kode Etik
MOT RSUD Soekarno Dipersoalkan di Praperadilan, Kuasa Hukum Hendy: Bukan Hilang, Modul Rusak Akibat Banjir
Lapas Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Zero Halinar Bersama APH

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:42 WIB

Diduga Keracunan Menu MBG, 6 Siswa MI Al Arifin Dilarikan ke Puskesmas

Jumat, 18 September 2026 - 10:51 WIB

Dugaan Pungli CKHP/SKP di DLH Pangkalpinang, Petugas Kebersihan Diminta Rp500 Ribu

Kamis, 17 September 2026 - 21:06 WIB

Disumpah Jadi Advokat, Adinda Putri Nabiilah Siap Dedikasikan Profesi untuk Masyarakat dan Pers

Kamis, 17 September 2026 - 17:08 WIB

Kuasa Hukum Hendy Tantang Penyidik: MOT Dipersoalkan Korupsi, Mengapa Bukan Kerusakan Alat?

Kamis, 17 September 2026 - 13:34 WIB

Saksi Polda Babel Dicecar Soal Perbuatan Hendy: “Korupsinya di Mana?”

Berita Terbaru