Poster Kampanye Dirusak, Paslon Merdeka: “Demokrasi Kita Sedang Diuji”

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 11:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PANGKALPINANG | Titahnusa.com — PAGI yang muram menyambut pasangan calon independen Merdeka saat menyusuri sejumlah titik di Kota Pangkalpinang, Senin (29/7/2025). Sejumlah alat peraga kampanye (APK) mereka ditemukan dalam kondisi rusak berat: sobek, dicoret bahkan beberapa tiangnya dirubuhkan.

Peristiwa ini dipandang bukan semata kerusakan fisik, namun sebagai bentuk pelecehan terhadap proses demokrasi yang sedang berjalan.

“Ini bukan hanya perusakan poster. Ini adalah upaya membungkam suara rakyat dan mencoreng semangat demokrasi kita. Tindakan ini sangat disayangkan,” kata Sarpin, Ketua Tim Pemenangan Paslon Merdeka, saat dikonfirmasi Titahnusa.com.

Menurut Sarpin, perusakan ini terjadi di sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi lokasi penyampaian informasi program paslon Merdeka kepada masyarakat.

“Setiap poster itu adalah simbol aspirasi warga. Ketika itu dirusak, yang diserang bukan hanya paslon, tapi juga harapan masyarakat yang ingin melihat perubahan,” lanjutnya.

Baca Juga :  LSM FAKTA Bongkar Dugaan “Proyek Siluman” BWS Babel: Papan Informasi Tak Terpasang, Lumpur Kerukan Dipersoalkan

Paslon Merdeka yang maju dari jalur independen mengaku tidak akan gentar menghadapi bentuk intimidasi semacam ini. Sebaliknya, mereka menganggap insiden ini sebagai pelecut semangat untuk terus melangkah.

“Kami tidak membawa mesin partai besar atau dana kampanye berlimpah. Modal kami adalah kepercayaan masyarakat. Kami percaya, suara rakyat tidak bisa dibungkam dengan cara-cara seperti ini,” tulis Sarpin dalam pernyataan terbuka yang dirilis ke publik.

Paslon Merdeka juga mengajak warga Pangkalpinang—yang mereka sapa sebagai Seperadik—untuk tetap tenang dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang jujur dan adil.

“Kami mohon, ketika Seperadik melihat poster kami yang rusak, jangan lihat itu sebagai kegagalan. Lihatlah itu sebagai panggilan untuk menjaga demokrasi. Dukung kami bukan hanya dengan suara, tapi juga dengan menjaga proses ini tetap bermartabat,” seru mereka.

Baca Juga :  Kepala UPT Pasar Akui Diperiksa Penyidik, Disperindag Dipanggil Sekda

Menutup pernyataannya, Sarpin menegaskan bahwa pihaknya akan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak Bawaslu Kota Pangkalpinang.

“Kami akan menempuh jalur hukum. Ini bukan sekadar soal alat peraga, ini soal etika dan integritas pemilu. Jangan biarkan demokrasi dirusak oleh tangan-tangan yang takut bersaing secara sehat,” tegasnya.

Pasangan Merdeka menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan positif bagi Pangkalpinang, kota yang ingin mereka wujudkan sebagai ruang yang bebas dari praktik-praktik kotor dan penuh harapan baru@red.

Follow WhatsApp Channel titahnusa.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki
Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan
Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?
Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?
Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?
Heboh Dugaan Timah Belitung ke Bangka, Adit Bantah Truknya Bawa Biji Timah
Sewa Kios Dibayar, Tapi Masih Tercatat Menunggak, Nama Muzayyin Disorot
BWS Babel Diuji Transparansinya, TitahNusa.com Siapkan Sengketa Informasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Praperadilan Alkes MOT Memanas, Kuasa Hukum: Barang Bukan Hilang, Sedang Diperbaiki

Senin, 14 September 2026 - 16:54 WIB

Alkes MOT Rusak karena Gedung Banjir, Vendor Malah Jadi Tersangka? Kuasa Hukum Buka Praperadilan

Senin, 14 September 2026 - 10:25 WIB

Praperadilan Korupsi Alkes RSUP Babel Memanas, Kuasa Hukum Hendy: Mengapa Vendor Swasta yang Disasar?

Minggu, 13 September 2026 - 11:59 WIB

Kasus Sewa Kios Pasar Bergulir, Suprapto Dikabarkan Dipanggil Lagi, Lalu Muzayyin Kapan?

Sabtu, 12 September 2026 - 18:48 WIB

Guru Natsir Mengaku Pernah Ilegal, Lalu Bagaimana dengan yang Berlindung di Balik Label Legal?

Berita Terbaru